Chelsea Kokoh Di Puncak Klasemen Usai Taklukkan City

Chelsea terus menjadi pemuncak klasemen sementara Liga Primer Inggris hingga pekan ke 14, sejak pertama kalinya pada pertandingan ke 12, usai berhasil mempermalukan City di hadapan para supporternya sendiri. Laga yang dihelat di Etihad Stadium itu, harus berakhir dengan skor 1-3 untuk keunggulan The Blues. Dengan kemenangan tersebut, tim asuhan Conte berhasil meraih 34 poin dari jumlah 14 pertandingan yang telah dilakoninya.

Manchester City vs Chelsea
Manchester City vs Chelsea berjalan dengan intensitas tinggi

Kemenangan tersebut juga meneruskan tren positif The Blues. Dari delapan laga terakhir, tim yang bermarkas di Stamford Bridge itu menyapu bersih keseluruhan poin yang dapat diperoleh. Spesialnya, enam pertandingan diantaranya berhasil dicatatkan dengan keadaan gawang tak kebobolan alias clean sheet. 24 poin bersih tak terlepas dari taktik pelatih yang menerapkan formasi 3-4-3 di setiap minggunya.

Sementara kekalahan yang diderita oleh tim asuhan Pep Guardiola, membuat posisi di tangga klasemen turun satu tingkat di urutan ke empat yang sebelumnya di huni oleh Arsenal. Sejauh ini, City hanya mampu mengumpulkan 30 poin saja. Dengan rincian, sembilan meraih kemenangan, tiga hasil imbang dan dua kekalahan.

Sedangkan The Gunners yang sukses menaklukkan perlawanan West Ham United di London Stadium dengan skor yang telak, yakni 1-5, posisinya naik dua peringkat dan berhak menduduki urutan kedua klasemen dengan 31 poin. Keberhasilan tim asuhan Arsene Wenger menduduki posisi runner up, tak terlepas dari hasil buruk yang di derita oleh Liverpool. Tak disangka, Bournemouth berhasil mengembalikkan keunggulan Henderson CS yang sempat unggul 2-0 di babak pertama dan tertinggal 3-1 di babak kedua.

Urutan kelima di tabel klasemen Liga Primer Inggris diklaim oleh Tottenham Hotspur yang secara perkasa membantai Swansea City dengan skor 5-0 di kandang sendiri. Dibawahnya, ditempati oleh Manchester United yang kembali tak mampu meraih hasil sempurna kala bertandang ke Goodison Park, markas Everton. Ibrahimovic dkk harus puas membawa satu poin saja.

Sunderland yang hanya mampu meraih 11 poin dari 14 pertandingan yang telah dilakoninya, harus duduk di urutan ke 18, atau masuk dalam zona degradasi. Hull City dan Swansea City melengkapi posisi merah dalam tabel klasemen. Namun, Hull City yang baru akan melakoni laga ke-14 nya dapat keluar dari jurang degradasi, andai berhasil menang melawan Middlesbrough pada Selasa dinihari nanti.

Conte Tak Ingin Jemawa

Chelsea berhasil mempertahankan posisinya di puncak klasemen sementara Liga Inggris, setelah berhasil menaklukkan perlawanan Manchester City dengan skor yang meyakinkan, yakni 1-3. City sempat unggul pada babak pertama berkat gol bunuh diri Gary Cahill. Namun, Diego Costa berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke 60′. Di menit ke 70′, Willian berhasil mencetak gol dan Eden Hazard memantapkan kemenangan The Blues di menit-menit akhir pertandingan.

Antonio Conte
Antonio Conte senang timnya berhasil mengalahkan Manchester City

Kemenangan tersebut tak membuat sang pelatih, Antonio Conte merasa jemawa. Dirinya mengungkapkan bahwa gelar juara masih sangat terbuka lebar. “Kita tunggu paruh musim, karena Liga Inggris bukanlah liga yang mudah. Saat ini kami memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan akan terus meningkatkan penampilan di setiap minggunya,” ujar Conte.

Pep Memberikan Selamat Atas Kemenangan Chelsea

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memberikan selamat kepada Chelsea yang telah berhasil menaklukkan timnya. “Saya ucapkan selamat kepada Chelsea yang telah berhasil keluar sebagai pemenang,” ujar Pep.

Pep Guardiola
Pep Guardiola berjabat tangan dengan Antonio Conte

Mantan pelatih Bayern Munich, menambahkan bahwa timnya sudah menampilkan permainan terbaiknya. Namun, sang tamu melakukan lebih baik. “Kami telah menampilkan permainan dengan kualitas yang kita miliki. Tetapi, kami kurang beruntung dalam penyelesaian akhir. Tak seperti Chelsea yang hanya mampu menciptakan tiga peluang namun ketiganya berbuah gol,” tutup pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut.

City Siap Hentikan Laju Chelsea

Akhir pekan, pertandingan antara Manchester City melawan Chelsea akan tersaji dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke 14. Pertandingan klub papan atas tersebut akan menjadi laga pembuka liga minggu ke-14. Laga ini akan dihelat di Etihad Stadium, markas City pada tanggal 3 Desember 2016 dan akan dimulai pukul 19.30 WIB.

manchester city vs chelsea
Kun Aguero tengah merobek lini pertahanan Chelsea

Saat ini, The Citizens berada di posisi ke 3 dalam tabel klasemen sementara Liga Inggris dengan raihan 30 poin atau sama dengan perolehan poin Liverpool yang setingkat diatasnya. Hingga pekan ke-13, City berhasil meraih sembilan kali poin sempurna, tiga kali hasil imbang dan hanya merasakan satu kekalahan saja.

Sementara posisi The Blues, lebih baik ketimbang sang lawan yang akan dihadapinya. Klub yang bermarkas di Stamford Bridge ini bertengger di puncak klasemen dengan perolehan 31 poin. Dengan 13 pertandingan yang sudah dilalui berhasil mencatatakan 10 kali kemenangan, satu hasil berakhir sama kuat dan harus merasakan kekalahan sebanyak dua kali.

Tentu posisi Chelsea belum sepenuhnya aman, lantaran hanya berjarak satu poin saja dari pesaing terdekatnya. Sehingga kemenangan kala bertandang ke markas City harus mutlak diraih. Dengan meraih kemenangan, maka posisi The Blues akan aman dan kokoh di puncak klasemen.

Sebaliknya, jika tim asuhan Antonio Conte mengalami kekalahan, maka tidak dapat dipungkuri posisinya akan turun dan bahkan dapat langsung turun tiga tangga mengisi urutan ke 4 yang saat ini dihuni oleh Arsenal dengan raihan 28 poin. Sementara, jika Pep Guardiola meraih kemenangan, bukan tidak mungkin akan menjadi pemuncak klasemen. Tergantung pada hasil pertandingan antara Liverpool yang akan bertandang ke markas Bournemouth.

Mengukur Kekuatan Tim

Manchester City yang bertindak sebagai tuan rumah, tentu tidak ingin merasakan kekalahan dan memberikan luka untuk para supporter yang datang memenuhi Etihad Stadium. Pelatih Pep Guardiola akan menurunkan skuat terbaiknya untuk menghentikan laju positif Chelsea.

etihad stadium
Etihad Stadium akan menjadi venue laga Manchester City vs Chelsea

Mantan pelatih Barcelona tersebut, berencana akan menurunkan sang striker andalan yang kini menjadi top skor Liga Inggris dengan raihan 10 gol, Kun Aguero di ujung tombak dalam formasi 4-2-3-1. Tiga gelandang kreatif yang akan membantu Aguero di lini serang yakni Nolito, Sterling dan Yaya Toure yang kembali mendapatkan tempat di starting eleven City.

Fernandinho akan berduet dengan Fernando dalam menjaga kedalaman maupun dalam membantu serangan. Lini pertahanan, Otamendi berpasangan dengan Kolarov dan di posisi kanan akan di isi oleh Sagna serta Clichy berperan di posisi kiri. Claudio Bravo masih dipercaya sebagai penjaga gawang.

Sementara Chelsea walau bertindak sebagai tamu, tetapi tetap mengusung misi meraih poin sempurna demi tetap berada di puncak klasemen. Sang manajer, Antonio Conte tetap mengandalkan formasi favoritnya, yakni 3-4-3. Dimana semenjak menerapkan formasi tersebut, The Blues belum pernah merasakan kekalahan.

Tiga penyerang yang akan berbagi peran di lini serang adalah Eden Hazard, Pedro dan striker utama yang telah mencetak 10 gol dan bertengger di puncak topskor sementara Liga Inggris, Diego Costa. Empat gelandang yang di plot untuk membantu lini serang maupun lini pertahanan yakni Marcos Alonso, Nemanja Matic, Ngolo Kante dan Victor Moses.

Di lini pertahanan, Conte mempercayakan David Luiz, Azplicueta dan Gary Cahill. Sedangkan lini paling krusial masih akan diperankan oleh Thibaut Courtois.

Pep Penasaran Dengan Rahasia Conte

pep guardiola
Pep Guardiola memberikan konferensi pers jelang laga melawan Chelsea

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengungkapkan bahwa Antonio Conte memiliki rahasia dibalik kesuksesan Chelsea memucaki klasemen. Dirinya pun lantas penasaran akan rahasia pelatih asal Italia tersebut. “Akhir pekan nanti, kita akan menghadapi salah satu tim terbaik di Liga Inggris saat ini. Kami harus menemukan rahasia Dia (Conte), dan harap kita dapat mengalahkannya,” ujar mantan pelatih Barcelona.

City Bertandang Melawan Burnley

Liga Primer pekan ke-13 segera bergulir pada akhir pekan ini. Dimulai dari pertandingan yang mempertemukan antara Burnley melawan Manchester City di Turf Moor, Burnley. Pertemuan antara kedua klub tersebut akan berlangsung pada tanggal 16 November 2016, pukul 19.30 WIB.

Manchester City yang saat ini tengah berada dalam tren positif, tentu akan menampilkan permainan terbaiknya dan membawa pulang poin penuh. Sementara Burnley juga tak akan tinggal diam begitu saja, lantaran baru saja menelan kekalahan yang cukup telak saat bertandang ke West Bromwich Albion. Tak tanggung-tanggung, The Clarets harus kemasukkan empat gol, tanpa dapat membalasnya.

burnley v manchester city
Manchester City Kala Bertandang Ke Markas Burnley

Saat ini, kubu tuan rumah berada di urutan ke-12 dalam tangga klasemen sementara dengan raihan 14 poin. Kemenangan akan dapat mengobati luka pada pekan lalu dan dapat memperbaiki posisi. Bahkan dapat langsung dapat menggeser tiga klub diatasnya dan masuk dalam 10 besar.

Sementara dari sang kubu tamu, kemenangan saat bertandang ke Selhurst Park, markas Crystal Palace pada minggu lalu melanjutkan tren tak terkalahkan dalam tiga pertandingan sebelumnya. Yaya Toure keluar sebagai pahlawan berkat dua golnya ke gawang yang dikawal oleh Hennessey.

Nantinya, raihan tiga poin yang didapat di markas lawan pada lanjutan pekan ke-13, mampu membawa tim asuhan Pep Guardiola memucaki klasemen. Sejauh ini, City berada di urutan ke-3 papan klasemen dengan mengantongi 27 poin, atau hanya berjarak satu poin saja dari Chelsea yang baru akan bermain di hari Minggu melawan Tottenham Hotspur.

Adu Taktik Dyche Melawan Guardiola

Burnley akan mengeluarkan permainan terbaiknya, guna meraih poin penuh di hadapan para supporternya dan mengobati luka pada pekan lalu yang dibantai West Bromwich Albion 4-0. Sang pelatih, S. Dyche akan sedikit merubah taktiknya kala melawan tim sebesar Manchester City dengan manajer penuh pengalaman.

Dyche akan menerapkan 4-4-1-1, dengan mengandalkan Vokes di lini depan dan akan ditopang satu gelandang kreatif Hendrick demi dapat merusak lini pertahanan City. Empat gelandang yang berperan di lini tengah dan menjadi kunci permainan The Clarets secara beruntun yakni Guomundsson, Marney, Defour dan Arfield.

pep guardiola v sean dyche
Adu taktik antara pelatih asal Inggris melawan pelatih asal Spanyol

Pada lini pertahanan, pelatih berumur 45 tahun mempercayakan duet antara Keane dan Mee. Sedangkan sisi kiri di isi oleh Ward dan Lowton pada bagian kanan. Lini paling krusial, yakni penjaga gawang, akan diperankan oleh Heaton.

Sementara dari kubu tamu, Pep Guardiola akan memasang Kun Aguero sebagai striker utama dalam formasi 4-2-3-1. Pemain Argentina tersebut akan ditopang oleh tiga gelandang kreatif sekaligus, yakni Sterling, Kevin De Bruyne dan Nolito. Sementara dua gelandang bertahan, diperankan oleh Fernandinho yang akan berduet dengan Yaya Toure yang kembali dipercaya berkat penampilan mengesankan kala bermain melawan Crystal Palace.

Kompany akan memimpin lini belakang bersama Otamendi dan Sagna pada posisi kanan serta Kolarov di sisi kiri. Tentu Claudio Bravo tetap menjadi pilihan utama penjaga gawang.

Dyche: Kami Akan Mengobati Luka Para Fans Dengan Kemenangan

Manajer Burnley, Dyche mengungkapkan bahwa kekalahan yang diderita pada pekan kemarin sangatlah menyakitkan dan membuat para fans merasa kecewa. “Kekalahan 0-4 sangatlah menyakitkan dan memberi luka bagi fans. Saatnya meraih kemenangan demi melihat senyum para supporter,” ujar Dyche.

Sean Dyche merasa optimis jika timnya mampu mengalahkan City
Sean Dyche merasa optimis jika timnya mampu mengalahkan City

Pelatih asal Inggris itu menambahkan jika kemenangan melawan tim besar memanglah tidak mudah. Tetapi dirinya merasa yakin dan optimis, terlebih bermain di depan para supporter. “Sulit memang meraih tiga poin saat melawan tim besar. Namun dengan dukungan penuh supporter, kita optimis meraih kemenangan,” tutup Dyche.